Selasa, 25 Oktober 2016
Udun
(Moch. Cholis)
Udunen kali ini tidak sesederhana seperti udunen2 yg pernah saya alami. Seperti pesawat siluman F 16, datangnya tidak terdeteksi. Berawal dari bintik kecil di area betis yang awalnya tampak manis. Muncul seperti gadis lugu nan ayu. Tidak ada sama sekali tanda2 bahwa dia membawa bom atom atau virus yg bisa meledak tiba2.
Seperti biasa, ketika muncul bintik kecil tanda2 udun itu, upaya preventif saya lakukan. Kalo dulu saya tempeli *upil* spt nasihat orang2 tua dulu. Tapi krn zaman semakin maju dan tuntutan modernitas, maka saya coba tutupi dg plester. Asumsi sy bahwa yang penting tidak memberi kesempatan pada si udun kecil untuk bernapas. Cara ini telah berhasil menjinakkan setidaknya setengah lusin bibit ranjau udun yang tertanam di badan saya.
Riba
(Moch. Cholis)
Masalah Riba memang jelas, dalam Islam Allah swt melarangnya. Riba dalam arti sistem _renten_. Orangnya disebut _Rentenir_.
Yang menjadi perdebatan di kalangan para ulama adalah soal bunga bank. *Apakah bunga bank sama dg riba?* Itu yg debateble. Mayoritas ulama memang mengharamkan bunga bank krn menganggapnya sama dg riba. Jika pun halal, krn adanya kondisi darurat, spt pembayaran ONH dll. Tapi, ada juga ulama2 spt Syekh Al-Azhar (univ kairo Mesir), Sayyid Muhammad Thanthawi, Dr. Ibrahim Abdullah an-Nashir, dalam buku Sikap Syariah Islam terhadap Perbankan, Dr.Alwi Shihab dalam wawancaranya dengan Metro TV bbrapa waktu lalu, dll.
Rabu, 07 September 2016
Doa
(Heny Arifatur Rahmaniah)
Siang terik sepulang sekolah
Setiap langkah kecil
adalah doa dari bunda
Bersabarlah
Anakku sayang
ini adalah perjuangan
Langganan:
Postingan (Atom)