(Himmah
Mufidah)
Ketika
pagi berganti siang
Bukan
berarti diam
Ketika
siang beranjak menjadi malam
Bukan
tanpa pergerakan
Bukan
detik, menit atau jam
Melainkan
hari
Untuk
menjadi sempurna
Dengan
memahami dari dalam
Dengan
menyelami diri
Diammu
adalah yang utama
Meski
bukan yang pertama
Semua
tahu bahwa
Ulat,
kepompong, kupu-kupu adalah alamiah
Tapi
itu bukan sebuah jalan
Melainkan
menuju sempurna
Hadirmu
di dahan bukanlah menjadi benalu
Tapi
itulah dirimu
Dari
dalam kau menjadi sempurna
Meski
tak mampu mata ini melihat
Tapi
semua setuju dan tak kan
Mengusik
hadirmu
Diammu
adalah proses menjadi
Diammu
adalah kesempurnaan tubuhmu
Diammu
untuk menjadi lebih indah
Diammu
untuk menyempurnakan hati
Diammu
kelak menjadi kekaguman
Diammu
selalu ditunggu
Dengan
seribu waktu
Diammu
untuk menjadi kosmik kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar