(Moch.
Cholis)
Sebuah
ruang yang tampak
diam
dari kejauhan bagai telaga
yang
diterpa sinar penguasa
malam
Ruang
tanpa sekat tempat ulat
ulat
lama bertemu saling
bertukar
bulu
Ulat-ulat
yang lahir dari telur
yang
sama
Menjadi
tak tetap sama dalam
eraman
ruang waktu yang
mengukir
warna pada bulu bulu
mereka
Ruang
ini tempat kembali
bertemu
Bergesekan
dan bertukar bulu
Ruang
bagai telaga yang
mengeruh
seketika
Terjejak
kaki kaki kuda para
pengembara
yang pulang dari
perut
siang dan malam
Para
pengembara yang kembali
dengan
bermacam jenis belati
Mereka
bertemu di ruang ini
untuk
menempa diri
Walau
cerita yang dibagi
melalui
pahatan garis wajah
yang
tampak tak ramah
melalui
sketsa peristiwa yang
menyisakan
luka
Kembali
bertemu di ruang baru
Agar
pahatan pada kanvas
kehidupan
menjadi matang dan
tajam
Ada
yang alergi dan pergi
Ada
yang bertahan dengan luka
Ada
mengobati luka dengan luka
Tapi
Banyak
yang menemukan cinta
Dalam
luka
Kepompong
Tempat
luka dan cinta ditempa
jadi
satu
Agar
lahir kupu-kupu yang baru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar