Sabtu, 30 April 2016

Fatamorgana

 (Moch. Cholis)

Setiap terlintas bayanganmu
Getaran halus menyelusup
Di sebelah kiri rongga dadaku
Menyelinap di antara celah sempit
Lapisan epidermis
Masuk menusuk
Merasuk menuju kalbu

Berasa melihat angsa putih cantik
Berenang-renang di atas telaga nirwana
Yang bulu-bulunya diusap cahaya


Berbatas tipis dengan sayatan seribu belati
Setajam rambut belah tujuh
Tempaan neraka gelap
Tak menyisakan cahaya

Tersiksa bahagia
Bahagia tersiksa

Ingin kusibak tirai-tirai dimensi
Pembatas antara keduanya
Sehingga tak tersisa lagi
Kata-kata selain cinta

Selama jiwa masih enggan
Berpisah dengan raga
Bahagia bisa jadi siksa
Suka menyimpan duka
Indah membungkus lara

Di pojok jauh relung sukmaku
Kutemukan diriku meringkuk
Terikat rantai-rantai besi
Yang ujung-ujungnya
Terkait pada fatamorgana

Aku ingin bebas
Membiarkan rantai-rantai itu
Mengikatku tanpa aku merasakannya

Tuhan
Beri hamba kekuatan
Jadikan rantai-rantai itu
Tali kekang hamba
Untuk mengendalikan fatamorgana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar