Jumat, 04 Maret 2016

Kota Yang Sudah Tua

(Karya: Moch. Cholis)

Udara menjauhi kota
terusir dengus napas congkak penguasa
Air tak lagi mengalir
enggan bercampur air seni para pengusaha kaya

Subur tanah memilih menyingkir
menghindari buldoser-buldoser serakah yang lupa hari akhir



Di kota
tersisa ibu tua yang mengurut dada
Melihat anak manusia lupa sankan-paran semesta

Ibu tua
dengan sisa kekuatannya berdoa
menengadah menatap lubang-lubang efek rumah kaca
Ibu tua berharap
dengan kasihNya Tuhan mau menangguhkan azabNya

1 komentar: