Rabu, 23 Maret 2016

Transisi Lukisan



(M. Falikhul Isbah)

Apa kau yakin dengan lukisanmu
Dari warna yang kau tuang
Dengan garis yang terbentang

Bagaimana kau yakin dengan lukisanmu
Dengan imaji yang tersamar
Dan nyata yang terpapar

Mengapa kau yakin dengan lukisanmu
Jika siang tergambar malam
Jika putih menjadi kelabu


Yakin?

Bingkai saja
Bingkai dengan kayu terharum yang kau punya
Bingkai dengan kayu ukir terindah yang kau punya
Bingkai saja!

Gantung di dinding kenangan
Dimana kau tak perlu menoleh
Ke belakang ataupun depan
Lalu...
Kau bisa kembali melukis
Dimana siang tetap menjadi siang
Dan putih tetap menjadi putih

Imaji dan nyata tergambar lugas
Warna dan garis terikat selaras
Melangkah ke arah yang lebih waras

Sang pendosa
Masih bernafas lepas
Menyibak setan yang tertawa
Melenggang

Sang pendosa
Hatinya merapuh
Pikirnya mengaduh
Tertempa makian hakim
Yang kadang sok alim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar