Jumat, 25 Maret 2016

Senja Berkata-kata


(Himmah Mufidah)

Senja merapat
Namun tak sempat ada kata
Langit mulai temaram
Kala hatimu rapuh
Menorehkan luka
Tanpa kata

Senja bergumam perlahan
Bersama temaram tanpa kata


Sunyi menyelinap di tengah riuhnya
malam yang kan datang

Satu persatu mulai berkata
Tapi tak satupun bermakna

Terpejam sudah
Terlelap sudah
Dalam lara
Kau diam
Dalam duka
Kau membisu

Malam telah datang
Meski rembulan menyapa
Ia berselimut awan
Temaram
Begitu nyata tapi tak indah

Tetaplah bermimpi
Meski duka dan lara
Datang silih berganti

Tetaplah berkarya
Meski panas dan hujan menyapa
Mendera

Dengan goresan tinta
Tanpa kata-kata
Dalam sebuah makna
Makna kehidupan
Yang begitu nyata

Senja telah berkata-kata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar