(Ahmad
Baihaqi)
Mantra
apa yang dihujamkan bumi
Hingga
langit tak kuasa membendung
Air
mata rindu
Sepanjang
waktu
Hingga
lorong-lorong gelap
Tak
bertepi
Air
mata langit tak kan pernah kering
Karena
samudera doa terus menguap
Membentuk
mega
Menjelma
hujan
Saat
ia menyentuh lapis atmosfir hati
Langit
pun bertanya
Mengapa
bumi begitu kuat mencengkramnya
Bumi
tak pernah bisikkan mantra
Karena
rasa
Tak
bias direkayasa
Hening…
Lalu,
bumi dan langit ikhlas
Menyatu
dalam mikro kosmis
Jalani
takdir
Berputar
pada porosnya masing-masing
Yang
telah Tuhan takdirkan
Keduanya
memadu rindu
Di
sudut Nirwana
Dengan
ratapan doa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar