Senin, 21 Maret 2016

Rindu Langit



(Ahmad Baihaqi)

Mantra apa yang dihujamkan bumi
Hingga langit tak kuasa membendung
Air mata rindu
Sepanjang waktu
Hingga lorong-lorong gelap
Tak bertepi

Air mata langit tak kan pernah kering
Karena samudera doa terus menguap
Membentuk mega
Menjelma hujan
Saat ia menyentuh lapis atmosfir hati


Langit pun bertanya
Mengapa bumi begitu kuat mencengkramnya

Bumi tak pernah bisikkan mantra
Karena rasa
Tak bias direkayasa

Hening…
Lalu, bumi dan langit ikhlas
Menyatu dalam mikro kosmis
Jalani takdir
Berputar pada porosnya masing-masing
Yang telah Tuhan takdirkan

Keduanya memadu rindu
Di sudut Nirwana
Dengan ratapan doa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar