(Karya:
Moch. Cholis)
Jejak
rindu yang kau tinggalkan di bangku taman
Tersapu
angin kering yang tak membawa hujan
Aku
jenuh berjelaga mengitari awan
Kering
tanpa uap air
Ku
keluarkan semua isi perut ikan yang
dibawa
nelayan
Mencari
rindumu dalam butiran-butiran air laut
Yang
sudah mengkristal jadi garam
Tak
kutemukan walau Cuma kata
Entahlah
Sudahlah
Aku
sudah tak lagi mencari
Rinduku
terkubur bersama diriku yang
Kubunuh
sendiri
Kini,
aku hidup lagi
Ditemani
seseorang yang tidak hanya
Menjanjikan
mimpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar